SUMENEP, Tareka.id – Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura kembali mencuri perhatian. Kali ini dengan menerima mahasiswa internasional dari Brasil, Guinea, Belanda, dan Afganistan.
Lima mahasiswa asing itu adalah Luiz Marcelo Morais dos Reis asal Brasil, Albertine Joao Pereira dari Guinea, Jordy Hendrik Nicolaus Wehrmann dan Jasey Wehrmann dari Belanda, serta Muhammad Riski Afrisal dari Afganistan.
Kedatangan mereka disambut hangat jajaran rektorat UNIBA Madura. Acara penyambutan berlangsung meriah dengan suguhan seni budaya mahasiswa.
Rektor UNIBA Madura, Prof. Dr. Ir. H. Rachmad Hidayat, mengaku bangga kampusnya mulai diminati mahasiswa mancanegara.
“Kampus kita boleh lokal, tapi rasa internasional,” kata Prof Rachmad, Kamis (7/8/2025).
Ia menegaskan, kehadiran mahasiswa asing membuktikan UNIBA Madura mampu bersaing di tingkat global.
“Meski kami kampus lokal, kami punya cita-cita besar menjadi kampus yang mendunia,” ujarnya.
Menurutnya, kepercayaan mahasiswa asing merupakan awal baik menuju internasionalisasi kampus.
“Lima mahasiswa asing dari berbagai negara itu studinya mengambil prodi Hukum dan Manajemen,” terang Rachmad.
Ia menambahkan, pihaknya menyiapkan program berbasis internasional untuk menunjang pembelajaran lintas budaya.
“Target kami tahun 2025 ini bisa menerima 1.500 mahasiswa baru, baik lokal maupun internasional,” ungkapnya optimistis.
UNIBA Madura juga tengah menjajaki kerja sama dengan universitas asing untuk program pertukaran pelajar.
“Langkah ini sejalan dengan visi kampus sebagai pusat pendidikan unggul yang berwawasan global dan berakar lokal,” katanya.
Salah satu mahasiswa asal Belanda, Jordy Hendrik Nicolaus Wehrmann, mengaku senang bisa belajar di Madura.
“Lingkungan dan fasilitasnya bagus, saya senang bisa belajar di Kampus UNIBA Madura ini,” ujar Jordy, pemain asing Madura United itu.
Dengan pencapaian ini, UNIBA Madura kian menegaskan diri sebagai kampus lokal yang berpikir global. ***












