BRIDA Sumenep Ajak Anak Yatim Doa dan Buka Puasa Bersama

BRIDA Sumenep
Kepala BRIDA Sumenep, Benny Irawan Saat Menyantuni Puluhan Anak Yatim. (Dok. Tareka.id)

SUMENEP, Tareka.id – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep menggelar doa bersama dan buka puasa dengan puluhan anak yatim, Minggu, 23 Maret 2025.

Kegiatan berlangsung di kantor BRIDA Sumenep, dengan mengusung tema yang bertajuk “Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan”.

Doa bersama ini sebagai wujud kepedulian BRIDA kepada anak yatim dan mempererat silaturahmi di bulan Ramadhan.

Baca Juga :  Demi Efisiensi, KPU Sumenep Rela Kembalikan Enam Mobil Dinas ke KPU Jatim

Kepala BRIDA Sumenep, Benny Irawan, menyebut kegiatan ini sarat makna spiritual dan sosial, bukan sekadar seremoni.

“Kami ingin menjadikan Ramadhan sebagai momen meningkatkan kepedulian dan semangat berbagi dengan sesama,” ujar Benny. Minggu (23/03/2024).

Benny panggilan karibnya menambahkan, kegiatan ini memperkuat kebersamaan antara pegawai BRIDA dan masyarakat sekitar.

Ia menilai, sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah waktu utama memperbanyak amal dan memperdalam keimanan.

Baca Juga :  KPU Sumenep Dukung Penyusunan Infografis Pilkada 2024

“Kami berharap kegiatan ini membawa keberkahan dan memperkuat nilai kemanusiaan di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan tausiah singkat dan doa bersama anak-anak yatim.

Puluhan anak yatim dari desa-desa sekitar Sumenep hadir dan menerima santunan penuh kasih.

Benny menegaskan kegiatan ini akan terus digelar sebagai bagian dari misi sosial BRIDA.

Baca Juga :  Sumenep Langganan Banjir, Warga: Lapor ke Bupati atau ke Mana?

“BRIDA tidak hanya fokus pada inovasi, tetapi juga hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Acara ditutup dengan buka puasa bersama yang mempererat kebersamaan dan kehangatan antar peserta.

Suasana berlangsung tertib, penuh kekhusyukan dan keakraban selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, BRIDA Sumenep berharap semangat berbagi dan nilai kemanusiaan terus tumbuh di bulan suci. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *