Diduga Kaya Mendadak, Aktivis ALARM Sumenep Minta KPK Periksa Kekayaan YD

Aset YD
Sejumlah Aset Kekayaan Milik YD Hasil Tangkap Layar di Akun Tiktok ALARM Sumenep, yang Diduga Hasil Bisnis Pita Cukai, (Dok. SS Tiktok ALARM Sumenep)

SUMENEP, Tareka.id – Seorang pria berinisial YD menjadi sorotan warganet usai video TikTok menyebut kekayaannya melonjak tajam dalam tiga tahun terakhir.

Akun media Tiktok bernama Pan**a menyebut YD membeli sejumlah mobil mewah. Bahkan, disebut baru saja membeli satu unit Toyota Alphard.

Mobil ini, itu dia beli. Bulan lalu dia beli Alphard,” tulis akun tersebut, sebagaimana dokumen hasil screenshot pada Kamis (19/06/2025) di akun tiktok Alarm Sumenep.

Bahkan pemilik akun Pan**a itu juga meragukan bahwa kekayaan YD berasal murni dari bisnis rokok yang digelutinya saat ini.

Menanggapi postingan tersebut, Sejumlah akun lain seperti ab1 dan De*** sempat membela YD. “Iri kerja bro. Orang mana kamu kak, ingin ketemu saya. Benar sekali ngomongnya, ayok ketemu saja,” tulis De*** dalam postingan tersebut.

Baca Juga :  Pengusaha Rokok YD Diduga Ternak Pita Cukai dengan Kendalikan 11 PR, Bea Cukai Tutup Mata

Namun sayang, entah tidak tahu kenapa komentar-komentar tersebut kini hilang dari unggahan TikTok. Hal ini justru menambah kecurigaan soal sumber kekayaan YD.

Beberapa narasumber menyebut YD memang memiliki banyak kendaraan mewah. Salah satunya mobil Toyota Alphard yang dibeli sekitar tiga bulan yang lalu.

Meski dikenal sebagai pemilik usaha rokok legal, belum ada informasi pasti apakah YD juga menjalankan usaha lain sehingga menjadi Sultan ABJ mendadak.

Menanggapi hal tersebut, Aktivis ALARM, Andriyadi, menduga YD terlibat dalam distribusi pita cukai ilegal dan mengendalikan sembilan pabrik rokok bayangan.

Baca Juga :  Diduga Lakukan Bisnis Gelap Pita Cukai, SMSI Sumenep Adukan YD ke Bea Cukai Madura

Selain jual rokok legal, YD terindikasi juga jadi pengendali pita cukai palsu dan PR bayangan,” ujar Andriyadi, Ahad (22/6/2025).

Lebih lanjut, Andriyadi mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan pelaporan resmi ke Bea Cukai, Kemenkeu, dan KPK. Ia menilai dugaan itu bukan isu main-main.

Dalam waktu dekat, mas. Santai saja, kami tidak sedang bermain-main,” tegasnya.

Oleh sebab itu, Aktivis ALARM Sumenep mendesak KPK untuk memeriksa dann menelusuri sumber kekayaan YD jika tidak sejalan dengan laporan usahanya. Karena itu masuk pada tanah tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kalau benar lonjakan kekayaannya tidak wajar, tentu ini patut diaudit oleh instansi terkait seperti KPK. Ini demi keadilan bagi pengusaha lain,” tegas Andriyadi.

Baca Juga :  Kades Kangayan Diduga Gelapkan Dana Desa, Dua Proyek Jalan Raib

Sementara itu, YD bersikeras membantah seluruh tudingan tersebut. Ia menyatakan hanya memiliki dua pabrik rokok, keduanya beroperasi secara legal dan mempekerjakan warga sekitar.

Saya cuma punya dua pabrik. Semuanya produksi. Silakan cek ke gudang,” ujar YD saat dikonfirmasi tim media ini belum lama ini.

Bahkan Ia juga menepis tuduhan memiliki 11 hingga 13 pabrik. YD menyebut berita yang beredar tidak benar dan hanya menyudutkan dirinya.

Yang kerja di situ juga banyak warga tak punya pekerjaan. Kami kerja resmi, tidak pernah melanggar aturan. Pabrik saya jalan terus tiap hari,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *